Kabel Cross: Pengertian, Fungsi, Cara Membuat, dan Susunan Warnanya



Kabel Cross: Pengertian, Fungsi, Cara Membuat, dan Susunan Warnanya

ross menjadi salah satu kabel Unishield Twisted Pair (UTP) yang biasa ditemui pada jaringan LAN. Fungsi kabel cross ini ialah sebagai penghubung perangkat komputer dan penghubung antarjaringan.
LAN sendiri merupakan singkatan dari Local Area Network yang berfungsi sebagai jaringan komputer dengan cakupan yang terbatas. Jaringan ini dapat menyambungkan komputer dalam wilayah kecil, seperti tempat tinggal, sekolah, gedung kantor, universitas, dan sebagainya.
Dengan bantuan kabel cross, jaringan tersebut dapat terbentuk dan terhubung ke perangkat jaringan lainnya. Dalam praktiknya, kabel cross ini memiliki fungsi dan susunannya tersendiri supaya dapat digunakan untuk menghubungkan antarjaringan.

Pengertian Kabel Cross

Ilustrasi kabel cross. Foto: Pexels.com
zoom-in-white
Mengutip dari jurnal Pengenalan Internet dan Jaringan pada Siswa SMAN 1 Air Joman oleh Febri Dristyan, pengertian kabel cross adalah kabel yang memiliki susunan berbeda antara ujung satu dengan ujung yang lainnya.
Kabel cross atau yang dikenal sebagai kabel cross over ini digunakan untuk menghubungkan dua perangkat elektronik serupa. Contohnya komputer dengan komputer dan laptop dengan laptop.
Lebih lanjut menurut Sugeng Purbawanto dalam bukunya yang berjudul Media Transmisi Telekomunikasi, kabel cross merupakan jenis kabel yang digunakan untuk menghubungkan suatu perangkat dengan jaringan secara peer to peer atau point to point.

Fungsi Kabel Cross

Ilustrasi fungsi kabel cross. Foto: Pexels 
 berikut ini fungsi dari penggunaan kabel cross dalam kehidupan sehari-hari:
  1. Penghubung 2 komputer.
  2. Penghubung 2 buah switch.
  3. Penghubung 2 buah hub.
  4. Penghubung switch dengan hub.
  5. Penghubung komputer dengan ruter.
Menurut laman SMPN 1 Payakumbuh, hanya 4 dari 8 buah kabel cross yang bisa digunakan. Keempat kabel tersebut dapat digunakan untuk mengirim dan menerima data antar-perangkat elektronik yang terhubung.

Perbedaan Kabel Cross dan Straight

Ilustrasi kabel cross. Foto: Pexels.com
Selain kabel cross, ada juga kabel straight yang menjadi salah satu jenis kabel UTP. Dalam buku Media Transmisi Telekomunikasi yang ditulis oleh Sugeng Purbawanto, kabel straight adalah sebuah sistem pengkabelan yang urutan warna konektornya bersatu dengan konektor serupa lainnya.
Lantas apa saja perbedaan kabel cross dan straight? Berikut ini penjelasannya menurut buku Fundamental Hardware dan Jaringan Komputer yang ditulis oleh Cecep Kurnia Sastradipraja.

1. Perbedaan Warna Ujung Konektor

Perbedaan antara warna ujung konektor adalah perbedaan yang mendasar antara dua jenis kabel tersebut.
Pada kabel straight, ujung konektor dan ujung konektor lainnya memiliki susunan warna yang sama. Sedangkan pada kabel cross, susunan warna antara kedua ujung konektornya berbeda.

2. Perbedaan Fungsi

Kabel straight merupakan jenis kabel yang berfungsi menghubungkan dua perangkat yang berbeda. Sementara itu, kabel cross berfungsi sebagai penghubung antara dua perangkat yang sama.
Dengan begitu, tips untuk membedakan kabel straight dan cross adalah dengan mengecek warna ujung konektornya. Apabila kedua konektor memiliki warna yang berbeda, kabel tersebut adalah kabel cross. Jika memiliki warna yang sama, kabel tersebut merupakan kabel tipe straight.
Informasi penting disajikan secara kronologis
Cara lain untuk membedakan kabel straight dan cross adalah dengan melihat atau mengecek jenis perangkat yang terkoneksi.
Apabila perangkat berupa router, host server tersambung dengan switch dan hub, kabel yang digunakan adalah kabel straight. Jika perangkat yang tersambung antara sesama jenis perangkat yang sama, kabel yang digunakan adalah kabel cross.

Cara Membuat Kabel Cross

Ilustrasi cara membuat kabel cross. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara membuat kabel cross. Foto: Pexels.com
Berdasarkan jurnal Pengenalan Internet dan Jaringan pada Siswa SMAN 1 Air Joman oleh Febri Dristyan, cara membuat kabel cross dan straight memiliki peralatan dan langkah-langkah yang sama.
Adapun jenis peralatan yang perlu kamu siapkan untuk mmebuat kabel cross dan straight, yaitu:
  1. Tang crimping
  2. Alat pengupas kabel
  3. Kabel UTP
  4. Conector RJ-45
  5. LAN tester
Jika kamu sudah menyiapkan beberapa perlengkapan di atas, berikut ini langkah membuat kabel cross dan straight:
  1. Kupas terlebih dahulu ujung kabel menggunakan alat pengupas kabel sekitar kurang lebih 2 cm sampai kabel yg ada di dalamnya terlihat.
  2. Pisahkan kabel-kabel tersebut dan luruskan.
  3. Susun kabel-kabel tersebut dengan rapih berdasarkan warna seperti oranye putih, oranye, hijau putih, biru, biru putih, hijau, cokelat putih, dan cokelat.
  4. Setelah kabel tersusun, ambil konektor RJ-45. Konektor ini terdiri dari 8 pin. Pin 1 dari konektor ini adalah pin yang berada paling kiri.
  5. Masukkan kabel-kabel tersebut hingga bagian ujungnya mentok di dalam konektor dan sesuaikan dengan urutan warna kabel.
  6. Setelah selesai menyusun kabel UTP, coba dengan menggunakan LAN tester dan masukkan ujung kabel ke alat tersebut.
  7. Selanjutnya, nyalakan LAN Tester yang tersambung dengan kabel UTP.
  8. Kalau lampu LED yang pada LAN tester menyala semua, dari nomor 1 sampai 8 berarti kamu telah sukses.
  9. Untuk cara pemasangan kabel yang kedua, langkah-langkahnya sama dengan pemasangan ujung kabel pertama. Ulangi langkah-langkah tadi untuk memasang konektor RJ-45 pada ujung kabel yang kedua.
  10. Selesai.

Susunan Kabel Cross

Ilustrasi susunan kabel cross. Foto: Unpslash.com

Urutan Kabel Cross

Sesuai dengan namanya, kabel cross memiliki susunan warna pin yang berlawanan atau berseberangan. Susunan warna kabel cross memiliki perbedaan pada ujung konektor satu dan ujung konektor lainnya. Berikut susunan warna kabel cross untuk jaringan LAN:
1. Ujung Konektor 1
  1. Putih hijau
  2. Hijau
  3. Putih oranye
  4. Biru
  5. Putih biru
  6. Oranye
  7. Putih cokelat
  8. Cokelat
2. Ujung Konektor 2
  1. Putih oranye
  2. Oranye
  3. Putih hijau
  4. Biru
  5. Putih biru
  6. Hijau
  7. Putih cokelat
  8. Cokelat

Urutan Kabel Straight

Sedangkan, susunan kabel straight memiliki urutan warna yang sama antara setiap ujung konektor. Berikut ini adalah urutan kabel straight yang benar:
1. Pada standar TIA/EIA-568A
  • Ujung konektor 1: Putih hijau, Hijau, Putih oranye, Biru, Putih biru, Oranye, Putih cokelat, Cokelat.
  • Ujung konektor 2: Putih hijau, Hijau, Putih oranye, Biru, Putih biru, Oranye, Putih cokelat, Cokelat.
2. Pada standar TIA/EIA-568B
  • Ujung konektor 1: Putih oranye, Oranye, Putih hijau, Biru, Putih biru, Hijau, Putih cokelat, Cokelat.
  • Ujung konektor 2: Putih oranye, Oranye, Putih hijau, Biru, Putih biru, Hijau, Putih cokelat, Cokelat.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar