KONFIGURASI DAN CARA SETTING HOSHPOT MENGUNNAKAN INTERNET ISP

KONFIGURASI DAN CARA SETTING HOSPHOT  MENGUNAKAN INTERNET ISP


 

berikut adalah panduan langkah demi langkah yang lebih jelas dan tepat untuk setting hotspot menggunakan internet ISP di Mikrotik:

Langkah 1: Persiapkan Perangkat Mikrotik dan Koneksi Internet

1. Perangkat Mikrotik: Pastikan Anda memiliki perangkat Mikrotik yang memiliki port Ethernet untuk menghubungkan modem atau langsung ke koneksi ISP.
2. Koneksi Internet: Hubungkan kabel Ethernet dari modem ISP ke port Ethernet pada router Mikrotik (misalnya, ether1).

Langkah 2: Masuk ke Router Mikrotik

Gunakan WinBox atau WebFig untuk login ke router Mikrotik.
WinBox: Masukkan IP address router Mikrotik, dan login dengan username dan password.

Langkah 3: Konfigurasi Koneksi Internet

Untuk memastikan Mikrotik mendapatkan akses internet dari ISP, Anda bisa mengonfigurasi beberapa cara berdasarkan jenis koneksi ISP Anda.

3.1 Jika ISP Memberikan DHCP (Dynamic IP):

1. Buka IP > DHCP Client.
2. Klik Add New.
3. Pilih interface yang terhubung ke modem ISP (misalnya, ether1).
4. Klik Apply dan OK.
5. Mikrotik akan otomatis mendapatkan IP dari ISP menggunakan DHCP.

3.2 Jika ISP Memberikan Static IP:

1. Buka IP > Addresses.
2. Klik Add New.
3. Masukkan IP Address dan Netmask yang diberikan ISP, misalnya 192.168.1.2/24.
4. Pilih interface yang terhubung ke modem ISP (misalnya, ether1).
5. Klik Apply dan OK.

3.3 Jika ISP Menggunakan PPPoE:

1. Buka PPP > Interfaces.
2. Klik Add New dan pilih PPPoE Client.
3. Masukkan Username dan Password yang diberikan ISP.
4. Pilih interface yang terhubung ke modem ISP (misalnya, ether1).
5. Klik Apply dan OK.
6. Mikrotik akan menghubungkan koneksi internet menggunakan PPPoE.

Langkah 4: Set Up DHCP Server untuk Hotspot

Agar perangkat yang terhubung ke hotspot mendapatkan IP secara otomatis, Anda perlu mengonfigurasi DHCP server:
1. Pergi ke IP > DHCP Server.
2. Klik DHCP Setup.
3. Pilih interface yang akan digunakan untuk hotspot (misalnya, ether2 atau wlan1).
4. Ikuti langkah-langkah wizard, seperti menentukan IP address pool yang akan diberikan kepada pengguna (misalnya, 192.168.88.2 - 192.168.88.254).
5. Klik Apply dan OK.

Langkah 5: Set Up Hotspot

Sekarang kita akan mengonfigurasi Hotspot:
1. Pergi ke IP > Hotspot.
2. Klik Hotspot Setup untuk memulai wizard pengaturan.
3. Pilih interface yang akan digunakan untuk hotspot (misalnya, ether2 atau wlan1 jika menggunakan Wi-Fi).
4. Tentukan IP address untuk hotspot, misalnya 192.168.88.1.
5. Tentukan Netmask, misalnya 255.255.255.0.
6. Tentukan DNS Server sesuai dengan pengaturan dari ISP atau gunakan DNS publik seperti 8.8.8.8 (Google DNS).
7. Tentukan IP address pool untuk hotspot, misalnya 192.168.88.2 - 192.168.88.254.
8. Pilih login page yang ingin Anda gunakan (misalnya, halaman login default Mikrotik).
9. Pilih metode autentikasi (misalnya, menggunakan login/password atau voucher).
10. Klik Apply dan OK.

Langkah 6: Pengaturan Login Page Hotspot

Jika Anda ingin mengedit tampilan halaman login, Anda dapat mengganti file login.html di folder hotspot.
1. Pergi ke Files dan buka folder hotspot.
2. Gantilah login.html dengan halaman login yang Anda inginkan.

Langkah 7: Verifikasi Koneksi dan Uji Hotspot

1. Setelah konfigurasi selesai, coba hubungkan perangkat seperti laptop atau smartphone ke jaringan hotspot.
2. Anda harus diarahkan ke halaman login hotspot.
3. Setelah login berhasil, perangkat harus bisa mengakses internet.

Langkah 8: Monitoring dan Pengaturan Lanjutan

1. Anda bisa memonitor pengguna dan koneksi hotspot di IP > Hotspot.

2. Untuk menambah pengguna, kuota, atau pengaturan lainnya, Anda bisa melakukan pengaturan lebih lanjut di menu tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar